MEDIA

MEDIA

PT. Jaya Pari Steel Tbk Menepis Dampak Krisis1

November, 13 2010

PT. Jaya Pari Steel Tbk Menepis Dampak Krisis1

Industri baja di dalam negeri tahun lalu rata-rata terkena dampak atas berlangsungnya krisis keuangan global yang berlangsung pada 2008 berupa penurunan nilai penjualan. Hal itu disebabkan oleh menurunnya harga komoditas tersebut di pasar internasional yang berimbas terhadap pasar lokal.

Kebutuhan pelat baja baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa sebenarnya cukup tinggi, di antaranya adalah permintaan dari industri yang bergerak di sektor infrastruktur dan galangan kapal. Namun, besarnya permintaan itu berbarengan dengan menurunnya harga jual, sehingga revenue produsen pelat baja menjadi melorot.

Industri baja di dalam negeri tahun lalu rata-rata terkena dampak atas berlangsungnya krisis keuangan global yang berlangsung pada 2008 berupa penurunan nilai penjualan. Hal itu disebabkan oleh menurunnya harga komoditas tersebut di pasar internasional yang berimbas terhadap pasar lokal. Kebutuhan pelat baja baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa sebenarnya cukup tinggi, di antaranya adalah permintaan dari industri yang bergerak di sektor infrastruktur dan galangan kapal. Namun, besarnya permintaan itu berbarengan dengan menurunnya harga jual, sehingga revenue produsen pelat baja menjadi melorot. Harga baja yang kurang menggembirakan juga menimpa PT Jaya Pari Steel Tbk-produsen pelat baja canai panas//u rolled steel pliites berbasis di Surabaya-yang beroperasi secara komersial sejak 1976 dan memfokuskan terhadap penjualan di pasar domestik.

Perusahaan yang mencatatkan saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan di Bursa Efek Surabaya (BES) pada 1989 itu sepanjang 2009 hanya membukukan penjualan bersih senilai Rp303 miliar atau turun tajam dibandingkan dengan realisasi penjualan pada 2008 senilai Rp733 miliar. Kinerja penjualan itu diikuti penurunan laba bersih pada 2009 hanya terealisasi Rp2 miliar dibandingkan dengan 2008 senilai Rp49 miliar.

Dirut PT Jaya Pari Steel Tbk Cwie Gunadi Gunawan mengaku penurunan penjualan itu terutama dipengaruhi oleh turunnya harga jual baja secara internasional yang berimbas pada harga di pasar domestik rata-rata Rp3.500 per kg atau sekitar 30%. Sebelumnya, harga pelat baja pada 2008 rata-rata Rpll.350/kg lantas turun menjadi hanya Rp7.850/kg.


BACK
x
© Copyright © 2017, PT. Jaya Pari Steel, Tbk. All Rights
Back to Top